Hindari Zona Degradasi, Arema Berharap Taklukan Persipura
Putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) musim ini akan segera berakhir. Akan tetapi, Arema Indonesia masih berada di posisi ke 17 klasemen sementara dengan raihan 11 poin dari 15 laga yang telah dilakoni.
Posisi tersebut membuat Arema bersama Persiram Raja Ampat menjadi penghuni zona degradasi. Untuk itu, dua laga kandang terakhir melawan Persipura Jayapura (25/3) dan Persiwa Wamena (29/3) harus dimaksimalkan oleh tim Singo Edan.
“Tentu kita ingin memaksimalkan dua laga terakhir di putaran pertama ini untuk bisa lepas dari zona degradasi,” ujar pelatih Arema, Joko Susilo, seperti dilansir laman resmi Arema, Jum’at (23/3).
Arema akan memulai perjuangannya meraih target tersebut dengan menghadapi Persipura di Stadion Kanjuruhan, Ahad (25/3). Posisi tim Mutiara Hitam sebagai salah satu favorit juara LSI musim ini tentu akan membuat perjuangan tim Singo Edan sedikit lebih sulit.
Terlebih, Persipura berkeinginan untuk mengakhiri putaran pertama di urutan teratas. Selisih lima poin dengan sang pemuncak klasemen Sriwijaya FC bukan tak mungkin akan dilampaui oleh Zah Rahan dan kawan-kawan.
Saat ini, tim Mutiara Hitam masih berada di urutan kedua dengan raihan 31 poin. Sementara Laskar Wong Kito di posisi teratas dengan 36 poin. Akan tetapi, Hilton Moreira dan kawan-kawan telah memainkan 17 laga, sedangkan Persipura baru memainkan 15 laga.
Ketiadaan Seme Pierre Patrick tentu akan menghadirkan lubang di lini belakang Arema. Kondisi ini tentu akan dimanfaatkan lini depan Persipura yang dipimpin oleh Alberto ‘Beto’ Goncalves Da Costa. Raihan sembilan golnya hingga saat ini menjadi bukti ketajaman bomber asal Brazil tersebut. (republika)






















ayo arema kami mendukung mu….
salam satu jiwa jak mania cikarang