Saleh Mukadar Santai Dengan Ancaman KONI Sulsel
Meski tengah dibayangi masalah serius, namun Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, masih dapat bersikap tenang.
Mantan Manajer Persebaya Surabaya tersebut diancam akan dipidanakan oleh pengurus KONI Sulawesi Selatan lantaran telah mengucapkan, “Sejak Republik Indonesia berdiri, baru ada pengurus KONI Pusat yang goblok-goblok.”
Pernyataan Saleh tersebut dilatar belakangi akibat langkah KONI yang meminta menyerahkan hasil Kongres Tahunan PSSI di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (18/3), kepada Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI).
Menurut Saleh, sangat tidak mungkin PSSI akan tunduk pada BAORI yang berorientasi dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
“Saya tidak pernah berurusan dengan Pengprov Sulsel. Lalu, kenapa mereka yang jadi repot. Memangnya, saya mengatakan hal tersebut untuk menilai mereka? Upaya mempidanakan saya merupakan cara tidak terpuji untuk meraih popularitas,” terang Saleh Mukadar kepada Bola.net.
Menurutnya lagi, mereka hanya numpang beken dengan memanfaatkan pemberitaan demikian. Seharusnya, dikatakan Saleh, mereka lebih banyak bercermin ketimbang mencari-cari dan menyalahkan orang lain.
“Saya juga tidak perlu menarik perkataan tersebut dan meminta maaf secara tetulis melalui media cetak dan elektronik kepada pengurus KONI pusat dan seluruh pengurus KONI se-Indonesia,” tuturnya.
KONI Sulsel yang kini berada di bawah kendali Andi Darussalam Tabussala, memang mengaku sangat keberatan dengan kata goblok yang ditujukan kepada institusi pimpinan Tono Suratman, yang dipilih melalui Musornas KONI Pusat, di Mataram, 1-2 Desember 2011. Terlebih, KONI sebagai suatu institusi yang keberadaannya dilindungi UU No 3 Tahun 2005.
Bahkan Sekretaris Umum KONI Sulsel, Nukhrawi Nawir mengungkapkan, sudah mengirimkan surat kepada Tono Suratman sejak 26 Maret agar segera mengambil tindakan tegas. Surat tersebut juga ditembuskan ke Menpora dan Ketua Umum PSSI (Djohar Arifin). (bola.net)




















Rame
AYO …
BUNG ARIFIN PANIGORO..
BUAT SAJA KONI TANDINGAN….VERSI PSSI
BIAR TAMBAH SERU NIH SITUASI..
HEE…HEE…
sippp pak saleh, maju terus pantang mundur.
Bravo LPI………..!!
Bravo PSSI………!!
Bravo Johar ngArifin…………..!!
Pokoknya majukan sepakbola Indonesia..!!
Biarkan barisan sakit hati ngoceh.. ndak usah didenger lahhh… nanti bisa ke geer an.. emang siapa lo hauhauhuaha..
Huahhahaha hidup TIMNAS !! hidup PSSI !!
Teman2x …. inilah saleh mukadar …. hehehehe ….
seharusnya Djohar Arifin dkk mengakui aja kesalahannya, lalu semua akan baik lagi. ISL sdh tidak pake APBD. Pak Saleh Mukadar yang salah…
@all : mnurut G,,pantes lah mereka menempati beberapa Posisi penting d pemerintahan INDONESIA,,karena si partai pohon beringin sendiri,,,salah satu Partai terbesar di INDONESIA,,mereka semua sudah pengalaman,,,kLO si iPin kan baru anak kmren soRe cuma tau’y bisnis Doang…
okeeee pak SALEHHH jng takuttt kan sama sulawesinya, LANYALLA dan PAK SALEH sama2 orang sulawesi yg berdomisili di JATIM NURDIN KHALID dan jubir keluarga bakhri ANDI DARUSSALAM juga orang SULAWESI! cuman SALEHHH aja yg waras sy liattt! kalau yg lainn pendatang haram yg merusakkk!. bila perlu TINJU AJA kepalanya si andy darussalamm sokk hebat sy liattt!…wkhwhkhkhkhk… kalau KONI MENUNJUK BAORI bukankah KPSI sdh menjinakkan BAORI dan sengaja membayar mereka dng uang! bukankah BAORI itu KPSI dan KPSI itu BAORI krn aslinya otak yg membuat skema perang KPSI sekjennya HINCA PANJAITAN! lihat dan cermatiii setiap serang yg di bangun KPSI bahkan yg sampai ke CAS ya hinca semua! nahhh si hinca panjaitan itu dialah KETUA BAORI!… apa masukk akal KONI ngasi berkas PSSI ke HINCA PANJAITAN!… Enggak malu apa pak jendral tono suratman sama anak istrinya makan duit haram!…apa uang pensiunannya gak cair2. ini TNI di bawah pangab harus memberikan peringatan keras ke TONO jng sampai buat maluuu TNI ! kalau pecinta bola yaahhh mana klub tersyang yaaa dia dukung tapi kalau orang luar kan paham kalau PSSI lahhh yg benar!.
Gue gitu loh…!!, SALEH MUKADAR orang paling PINTER di INDONESIA, yang lain G*****
Omong apa kamu ini. comen kok ruwet.
Pintar apanya, klo dia orang pintar dia pasti bisa menjaga omongannya. Mana ada orang pintar yang ngomong kata – kata tidak terpuji seperti itu.
:-X
apa – apa bakrie..apa apa bakrie…..! Gimana dgn Aripin pingindigorok…!? Abramovic aja cuma bisa beli klub (Chelsea)… sedangkan si ipin, ga tanggung tangung…induk organisasinya yang dibeli (PSSI Djohar)…samber gledeg
kalau KONI tetep menunjuk BAORI intinya koni masih berat sebelah karena di BAORI ada orang KPSI..ini tidak adil buat hukum olahraga diindonesia dan hasilnya pun tidak jujur
@Ramang: kalau memang seperti itu adanya, pantas saja KONI lebih berat ke KPSI. ternyata oh ternyata……..
Agar masyarakat mewaspadai penguasaan KONI oleh KELOMPOK NIRWAN BAKRI. Ketua KONI Pusat TONO SURATMAN komisaris PT. BUMI RESOURCH Tbk (perusahaan milik keluarga BAKRI ) dan Ketua KONI SULSEL ANDI DARUSSALAM TABUSALLA komisaris PT. MINARAK LAPINDO (perusahaan keluarga BAKRI) dan KONI daerah lain yg GUBERNUR & BUPATI/WALIKOTA NYA DARI partai GOLKAR. Ini adalah GRAND SKENARIO u/ mencaplok APBD yg disalurkan lewat KONI kemudian diberikan kepada klub-klub ISL agar kompetisi ISL bisa terus bergulir sehingga NIRWAN BAKRI tak perlu menggunakan dana pribadinya. INI SKENARIO BUSUK UNTUK MENGISAP DANA APBD MELALUI KONI BAIK KONI PUSAT MAUPUN KONI PROPINSI DAN KONI KABUPATEN/KOTA. WASPADALAH !!!
PRETTT….
@Ramang (orang purba) mash zaman nih ngomongin APBD, Pohon Beringin…Minarak lapindo, Gurbernur
heeeellllllllloooooooooowwwwww….ini bola bukan politik.
Songgong sekali
Di Bumi Resorce tidak ada komisaris yg namanya Tono Suratman… Camkan Itu
Ramang, orang sok tahu. Dasar jongos LPI gak tau malu
Waakakakak, jongos2 bakrooott banyak yang sakit ati bro karna fakta yang ente kasih..wkwk
@Ramang…. di PT. BUMI ga ada nama TONO S, jd anda jgn menghasut atau menuduh, keliatannya aanda ini provokator tulen….dan hari gini anda masih bicara partai politik… ini sepakbola bung ……..