BolaIndo.com






GarudaCash
 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker
agen bola
agen bola
agen bola online
agen bola online
rumah taruhan
rumah taruhan
bet
bet
bet
bet
bursabet
bet
agen bola
agen bola
Published On: Fri, Apr 6th, 2012

PSSI Tak Menyerah Meski Rekonsiliasi Kembali Gagal

"Asia Leading Online-Sports and Entertainment"

Upaya rekonsiliasi yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan merangkul klub-klub Indonesia Super League (ISL) kembali gagal. Para klub ISL memilih tidak memenuhi undangan rekonsiliasi PSSI di Atletic Century Park Hotel, Kamis (5/4/2012).

Sudah dua kali PSSI mengundang klub-klub ISL untuk datang ke pertemuan rekonsiliasi. Namun, PSSI selalu menemui jalan buntu karena klub-klub tersebut menolak untuk datang. Dalam pertemuan pertama yang digelar 14 Maret 2012, hanya Persib Bandung yang muncul menemui pengurus PSSI. Sementara itu, dalam pertemuan kedua pada 29 Maret 2012, tak satu pun klub hadir memenuhi undangan PSSI di Hotel Crown, Jakarta.

Meski demikian, PSSI masih akan terus melakukan konsolidasi. Jika sampai gagal merangkul ISL, Indonesia terancam mendapatkan sanksi dari FIFA sebagaiman telah ditetapkan dalam rapat Komite Eksekutif FIFA pada 30 Maret 2012. Dalam keputusannya, FIFA memberikan toleransi kepada PSSI untuk menyelesaikan dualisme kompetisi hingga 15 Juni 2012.

“Kita sudah tidak sebut ini rekonsiliasi lagi. Kalau namanya rekonsiliasi, sepertinya kita mau perang. Jadi kita sebut sebagai konsolidasi,” kata Ketua Tim Rekonsiliasi PSSI, Bernhard Limbong.

“Tentunya kita tidak ingin sepak bola Indonesia diberikan sanksi oleh FIFA. Kalaulah mereka mau duduk bareng dengan kita dan mau menyampaikan formula mereka kepada kita, kenapa tidak kita terima. Kalau dalam permasalahan ini terus berlangsung dengan alot, mungkin FIFA akan datang,” ujarnya.

Staf ahli PSSI Bidang Luar Negeri Rudolf Yesayas menyayangkan absennya klub ISL dalam pertemuan hari ini. “Mungkin kita sudah membuka diri sampai kesekian kalinya. Namun, klub ISL tidak memiliki niat baik terhadap sepak bola Indonesia. Namun, saya yakin pasti suatu saat niat baik ini akan sampai,” katanya. (kompas)

Klik disini -> Berita bola dunia, highlight pertandingan, jadwal siaran langsung sepakbola

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

Kontes SEO Bolawin88.com Bandar Taruhan Agen Judi Bola Casino Poker Bolatangkas Dan Togel Online Terpercaya sepakbola

Displaying 29 Comments
Have Your Say
  1. You made some respectable factors there. I seemed on the web for the issue and located most people will associate with with your website.

  2. Ududan says:

    Dukung aku ja jadi ketua PSSI,dijamin adil.
    klub ISL maen di kompetisi teratas, sedangkan klub IPL maen di kali..
    hahahahahahahaha,………………

  3. darwin jaya says:

    Mau rekonsiliasi, konsolidasi namanya, terserah kalien ajalah , Yang penting konstestan ISL sudah menutup pintu hatinya… makanya kalau mau pintar belajar….kalau nggak tau bertanya sama ahlinya .. jangan sok tau, dan ingin menang sendiri..

  4. @Jost Gandozz, kalau boleh melengkapi dan memperbaiki pendapatnya :
    Bukan soal pro dan kontra, bukan pula berarti suka dipimpin rezim Nurdin Halid… rezim sekarang tidak ada bedanya dengan yang dulu, malah lebih parah..
    pilihan yang paling realistis adalah ISL, bukan LPI,
    karena : Fakta, Kasat Mata, Aneh tapi Nyata, Indonesia mempunya liga “DAGELAN PROFESIONAL” paling aneh, lucu, dan katrok sedunia yang hanya
    bisa diterima oleh orang yang akalnya sakit diantaranya :
    1. Prinsip ganti pengurus, berarti ganti kompetisi beserta “SEMUA PESERTA/ TEAM”nya, wasit dan pelatihnya.
    2. Sok sok an merubah Nama liga jadi Liga “P”ecundang Indonesia
    3. PSSI dipimpin oleh serombongan manusia stress yang ngakunya pintar tapi bernyali boneka yang
    disetir oleh dalang sehingga terkenal dengan istilah ” PSSI upin dan ipin”, beraksi jauh dari keadilan untuk semua team, jauh dari nilai sportifitas dan fairplay demi kepentingan kelompoknya.
    4. Peserta kompetisi terdiri dari “HANYA 4 TEAM YANG BERHAK dari 18 yang berhak” (Persiraja, Persiba Bantul, Semen Padang, dan Persijap jepara), 8 lainnya adalah team pecundang yang terdiri dari team
    siluman/titipan sponsor/kota historis sepakbola tapi kalah bersaing (Persebaya dan PSMS), terpidana (Persibo, Persema, PSM) terdedagrasi terbaik (Pupuk Kaltim), dan team yang secara hukum palsu nggilani tidak didukung supporter (Persija palsu dan Arema palsu)
    5. Arogan dan mengabaikan pendapat, perjuangan dan pengorbanan team – team ISL yang korban waktu, harta dan nyawa karena berusaha bagaimana susahnya hingga mencapai impian di kompetisi level tertinggi malah hendak dicampur dengan team – team bermental mafia berjiwa siluman karena tiba tiba kok diangkat ke kasta tertinggi kompetisi.
    6. Juara sudah disetting karena ??? manajemen, pemain, wasitnya digaji, dicarikan
    dan “DITENTUKAN OLEH 1 PIHAK YANG NAMANYA KONSORSIUM”, benar benar kompetisi ngarang ndak jelas.
    7. Laga boleh ditunda, boleh dibatalkan kalau perlu dilupakan dan wasalam kalau teamnya belum
    siap alias masih ngantuk tanpa adanya tindakan tegas ataupun sanksi.
    8. Tidak perlu aturan pemain untuk pindah klub, pindah kost atau ganti profesi dari pemain jadi wasit sekalipun.
    9. Tidak bisa introspeksi ketika kompetisi yang diputarnya hanya disaksikan oleh kaum minoritas penggila sepakbola perusak indonesia
    10. Berkelit dengan dalih menghapus sepakbola dari APBD, (menghapus APBD bukan berarti menggratiskan team team pecundang di kompetisi level I kang, masih ada aturan jenjang kompetisi)
    11. Bangga kalau sebentar lagi bangkrut…… (doa mayoritas penggila sepakbola fairplay
    indonesia) amien..
    12. bertameng bahwa liganya resmi dinaungi FIFA, mukanya itu ditaruh dimana kalau lebih dari 2/3 anggota PSSi sudah tidak percaya dengan kepengurusan PSSI??

    sekedar usul kalau mau sadar??, ini obatnya
    1. Bubarkan IPL (team IPL dan supporternya harus lapang teamnya dada berjuang dari divisi I), karena ini sumber masalah dualisme kompetisi
    2. Lanjutkan ISL dengan aturan kompetisi yang semestinya
    3. hapus APBD.. kalau ada klub yang nggak sanggup kan bisa digantikan oleh team divisi utama sesuai peringkat
    4. Rangkul kembali tokoh tokoh yang berseberangan untuk dijadikan anggota Exco maupun pengurusn. jangan cuma diisi dengan manusia2 yang Asal Bapak Senang dan mental penjilat..
    5. Tegas dan adil kepada semua team
    6. Perbaiki kesalahan dan kekurangan rezim sebelumnya, bukan merombak tidak karuan kayak orang nggigau

    kalau gak sadar juga… maka :
    1. mampuslah dihukum FIFA minimal 10 tahun, dan semoga dihapus hukumannya setelah sudah banyak yang mati pengurus PSSi yang tidak insyaf2 atas kesalahannya
    (karena mementingkan diri sendiri dan kelompoknya) nonton tarkam saja kan seru juga
    2. Berubah drastis banyaknya pecinta sepakbola Indonesia menjadi pencemooh sepakbola Indonesia, itu pasti..
    karena banyak hal hal tidak bisa dicerna akal sehat, sementara orang orang jaman sekarang sudah pintar pintar tidak gampang dibodohi.

    • caturoshi says:

      @supporter lawas Indonesia, anda pendukung kesebelasan yg berlaga di IPL atau ISL nih?hehehehe..kalau boleh tahu, sejak kapan anda mengikuti perkembangan sepakbola nasional?kalo mau fair, kita menilai perkembangan sepakbola nasional tidak hanya dari 1 atau 4 tahun belakangan ini saja, akan tetapi lebih jauh lg kita tengok 1 atau 2 dasawarsa kebelakang, tidak ada prestasi yg membanggakan yg diraih timnas kita.. Kalo bicara soal Nurdin sudah jelas bung, Napi tidak boleh memimpin PSSI, tapi selama 8 tahun, Nurdin membohongi FIFA dan masyarakat Indonesia. Di sini sudah jelas, ketika sesuatu itu dimulai dengan kebohongan, dia akan memunculkan kebohongan2 selanjutnya..
      PSSI jelas melakukan “dosa besar” ketika memaksakan memasukkan 6 klub tambahan ke Liga Indonesia, walaupun itu adalah hasil audit dari AFC yg merekomendasikan untuk mereset liga, akan tetapi klub2 dan supporter sudah kelewat enjoy dg sistem yg sudah ada.Kalau ditilik lebih jauh, ada keinginan kuat dari PSSI untuk menjauhkan klub2 dari “cengkeraman” politik praktis pejabat2 daerah.Tapi ternyata, langkah2 revolusi itu dianggap terlalu frontal, dan sebagian pecinta sepakbola nasional kita masih belum siap. Pecinta sepakbola nasional kita masih “asyik” bermain dg primordialisme, kebanggaan daerah, kebanggaan klub, kebanggaan sebagai juara Liga, bukan kebanggaan memiliki timnas yang kuat, berprestasi dan disegani di kancah ASEAN,asia, bahkan dunia. Bagaimana bisa membentuk timnas yg tangguh, kalo di Liga nya masih memakai 5 pemain asing?mengejar prestasi instan dg menaturalisasi?tidak adanya pembinaan yg terarah di usia muda?supporter masih ricuh?wasit “selalu” berpihak ke tuan rumah?pemain, pelatih dan ofisial masih belum punya kesadaran untuk menghormati wasit? taruhlah PSSI sudah melakukan “dosa besar”, kemudian mengakui kesalahannya, mengajak rekonsiliasi, kalo memang semuanya niatnya untuk kemajuan sepakbola nasional, pasti ada salah satu pihak yg mengalah.Saya gak yakin, kalopun ISL dikembalikan lagi dg format 18 klub, kemudian TV AN ditunjuk sebagai pemegang hak siar (dg kontrak flat selama beberapa tahun), dan 4 exco dikembalikan lg ke posisinya semula, akan diterima oleh kubu PSSI nya KPSI. Karena jelas sekali mereka(KPSI)merasa sudah berhasil merebut simpati “sebagian” supporter dan ada kecenderungan politis untuk proses pemilu 2014.Manifest no 7 di KLB nya menggamblangkan, bahwa kalopun PSSI dibanned FIFA, kompetisi lokal masih bisa berjalan, artinya apa, ISL tetap bisa lanjut tanpa campur tangan PSSI atau FIFA sekalipun, di situ para petinggi klub “bergerilya” menarik simpati yg sebesar-besarnya dari supporter untuk tujuan politis di 2014..hmmmmmm..
      Beberapa poin saya setuju dg anda, akan tetapi beberapa yg lainnya saya tidak setuju.Berikut tanggapan saya:
      1. Setuju
      2. Setuju ( tapi mungkin bahasanya agak diperhalus, boleh beda pendapat, asal jangan merendahkan yg lain, siapatau apa yg anda anggap rendah itu ternyata lebih mulia dibanding anda..:P)
      3. Debatable, karena di PSSI masih banyak jg orang yg bener2 kompeten dan bertujuan memajukan sepakbola nasional.(Harusnya anda juga membeberkan tentang PSSI versi KPSI,biar lebih fair, jangan terperosok ke taqlid buta bung)
      4. Debatable,PSM,Persibo,Persema adalah pelopor penentang rezim Nurdin, kalo anda menyebut terpidana, berarti mereka dipidana oleh terpidana dong..hehehe..Klub yg lain hanya bilang setuju tiap kongres,kayak anggota DPR (jaman orba)..Soal hukum masih debatable,bukan berarti yg didukung supporter itu yg sah secara hukum kan?Anda paparkan juga, kenapa kalo ISL bener2 mo konsisten, tiba2 ada Gresik Utd,Persiram,PSAP dan PSMS?padahal mereka gagal untuk naik kasta ke ISL kan?
      5. poin2 awal sih setuju, tapi ketika berbicara mental,bukannya mayoritas pengurus klub bola nasional seperti itu?gak ISL,gak IPL.
      6. Masih belum terbukti, kalo ISL sih udah terbukti bosss..hehehe
      7. Hahahaha..ngakak saya bacanya..dulu kemane aje bang?ingat laga Persik vs Persebaya yg ditunda sampai 3 kali, karena kalo Persebaya menang,Pelita Jaya degradasi?akhirnya persebaya kalah WO,degradasi, pelita jaya “terselamatkan” ikut laga play off..ckckck punya siapa sih tim ini?kekekek
      8. Debatable, sama aja di dg ISL bung, pemain jadi petinju, pemain jadi preman ngeroyok pemain lain di hotel, atau pemain yg ngelecehin pramugari? no sanksi
      9.Debatable,Bonekmania,Spartacks,Jetman,Slemania,Pasoepati,Banaspati,dll adalah beberapa supporter yg jelas kontribusinya dalam mendukung sepakbola nasional bung, hati2 kalo berkomentar bung!
      10. APBD itu untuk rakyat banyak untuk bidang selain sepakbola bung.Dalih anda juga itu untuk kontra dengan PSSI, “penggratisan” 6 klub bukan masalah APBD.Atau anda pro dg penggunaan APBD untuk sepakbola?
      11. Semoga sepakbola nasional kita bisa maju..Amiin
      12. Faktanya,PSSI sekarang masih yg diakui FIFA sama AFC bung, kalau KLB masih debatable..
      sekedar usul kalau mau sadar??, ini obatnya
      1. Tim IPL ada Semen Padang,Persiraja,Persiba dan Persijap yg berhak main di ISL,masak disuruh main di divisi utama?jangan melanggar hasil kongres Bali ah..:P
      Dualisme kompetisi bukan melulu masalah ikhlas n nggaknya supporter main di divisi utama bung, tapi karena keegoan para pelaku sepakbola nasional kita..
      2. Setuju, asal PT Liga Indonesia mau diaudit oleh lembaga independen/kredibel, hak siar tv diperbarui/retender(masak 10 miliar selama 5 tahun?yg boneng gan?padahal pemasukan dari iklan bejibun gan…kikikikik)
      3. Setuju banget bosss..
      4. KPSI sama aja bung..mental2 seperti masih banyak, you know lah, masak mesti disebutin sih..
      5. Tegas dan adil kepada semua team (Setuju banget)
      6. Perbaiki kesalahan dan kekurangan rezim sebelumnya, bukan merombak tidak karuan kayak orang nggigau (setuju, tapi kayaknya gak ngigau sih, kan ada rekomendasi dari AFC..atau jangan2 anda gak mengakui juga tuh AFC n FIFA, trus minta KPSI bikin AFC tandingan n VIVA tandingan..hehehehe)

      kalau gak sadar juga… maka :
      1. ISL masih bisa jalan kok bos, tenang saja..hihihi
      2. Lebih baik pecinta sepakbola nasional itu sedikit tapi berkualitas(gak ricuh,fair,ngerti aturan,gak mabuk saat nonton,gak rusuh kayak “oknum” bonek,n bisa menerima dg ikhlas kalo timnya kalah di kandang sendiri..hehehehe)
      karena banyak hal hal tidak bisa dicerna akal sehat, sementara orang orang jaman sekarang sudah pintar pintar tidak gampang dibodohi.(Makin banyak yg (merasa)pintar jadinya gak ada yg mau nurut sama pemerintah,penegak hukum,banyak korupsi,dll..hehehehe..)

      Sekian dan terimakasih..kekekekekek

  5. IwakPeyeLiga says:

    sebelum johar bersama anteknya turun tahta, ga kan mgkn tim ISL mau gabung dgn liga tarkam TIM SILUMAN,TIM KLONINGAN,TIM DEGRADASI TERBAIK,TIM PESANAN SPONSOR,TIM NYOSORIUM matilah kau kakek tua kau sudah bau tanah,,,ajalmu sudah didepan mata

  6. anak gawang says:

    hallooo…yg pro isl apa sich yg bs dibanggain dr liga isl,ayo jawab dgn jujur jgn mencla mencle..gw gak pro IPL or ISL ..tp gw setuju dgn program2 PSSI skrg ini yg ada jenjang kompetisi dr u14 sampai u23,memang hasilnya akan terlihat 3-4 kedepan tdk instan..contoh malaysia dgn potong generasinya

  7. caturoshi says:

    @siluman : makanya banyak baca, jangan fanatik buta, jangan primordialisme aja yg ditinggi in, ikuti perkembangan sepakbola nasional jangan hanya nonton liga inggris aja yaa.. Open your mind Siluman..hehehe

  8. FIFA says:

    15 Juni g beres sy sanksi kalian ya,,,maen liga Tarkam aja semuax dah,,,wkwkwkwkw

  9. jost gandozz says:

    Aneh tapi Nyata, Indonesia mempunya liga “profesional” yang paling aneh, lucu, dan katrok sedunia yang hanya
    bisa diterima oleh akal sakit diantaranya :
    1. Kalau ganti pengurus, berarti ganti kompetisi beserta semua peserta / teamnya
    2. Nama liganya Liga Pecundang Indonesia
    3. PSSI dipimpin oleh manusia yang ngakunya saja pintar bernyali boneka yang diseting oleh dalang selanjutnya dikenal dengan upin dan ipin
    4. Peserta kompetisi terdiri dari team – team pecundang yang terdiri dari team siluman, terhukum, terdedagrasi terbaik, dan historis
    5. Juara sudah disetting karena ??? manajemen, pemain, wasitnya digaji, dicarikan dan ditentukan oleh 1 pihak yaitu konsorsium PSSi
    6. Laga boleh ditunda, boleh dibatalkan kalau perlu dilupakan kalau teamnya belum siap
    7. Tidak perlu aturan pemain untuk pindah klub
    8. kompetisi hanya disaksikan oleh kaum minoritas penggila sepakbola indonesia
    9. Bangga kalau sebentar lagi bangkrut…… (doa mayoritas penggila sepakbola indonesia) amien..

    • caturoshi says:

      Jost Gandozz :jelaskan juga tentang ISL, KPSI, Tim2 Gresik Utd,PErsiram,PSAP yg dapet tiket gratis juga masuk ISL, perilaku pemain ISL, supporter ISL yg bawa ganja,pemilik klub pelita, arema, deltras, mitra kukar, psps, sriwijaya yg notabene petinggi golkar, atau keluarga bakrie, dll bro..

      • caturoshi…ISL kompetisi yg dihuni pemain terbaik indonesia,gresik,persiram psap naik ke level tertinggi sepakbola dr proses divisi utama,bukan langsung promosi sepertiLPI(liga pecundang indonesia).sepak bola adsalah sepakbola jangan dibawa politik,jangan bawa SRIWIJAYA FC,kalo mau coba dengan tim Ipl pasti 20-0,ingat sejarah telah dibuat oleh ipl selection 10-0

        • caturoshi says:

          @wongpalembang : setauku mereka gagal masuk ISL bos, karena kalah ama Mitra Kukar, Persiraja n Persidafon..Baiklah, buktikan kalo ISL tidak dipolitisasi sama beringin kuning..Sejarah juga bung, kalo dari kompetisi ISL Indonesia tidak pernah juara.. Bolehlah LPI liga pecundang, tapi IPL dulu adalah jelas penentang rejim Nurdin, mereka tidak pernah mendirikan PSSI tandingan,dan mereka tidak pernah menyusu ke APBD, bagaimana dg ISL?

          • SILUMAN says:

            sok tahu lu,,,kyk Johar aja,,jgn2 lu udah d sulap jd profesor jg ma si JOHAR itu,,kan dia pinter nyulap klub,,SIM SALABIM udah byk klub siluman d LPI.

      • @caturoshi says:

        tim2 Divisi utama yang masuk ISL itu diambil dari rangking yang teratas samapai mencapai 18 tim, beda banget denga IPL yang langsung COMOT aja yang disukai…

      • jost gandozz says:

        @caturoshi, saya bukan anak SD, pake logika donk… KPSI terbentuk oleh 2/3 anggota PSSI, Soal Gresik Utd, Persiram , PSAP BUKAN DAPAT GRATIS tapi berdasarkan peringkat divisi Utama tertinggi setelah Persiraja, SP, Persijap dan Persiba bantul ragu masuk ISL… soal perilaku supporter bawa ganja itu urusannya dengan hukum, apa kamu tutup mata lihat supporter macam bonek ngrampok, njarah makanan dan minta tiket gratis masuk stadion.. soal pemilik klub katanya notabene petinggi golkarlah,, ente juga tutup mata bagaimana semua klub LPI, pemain, wasit dan Pelatih harus disumbang oleh SATU ORANG BRO yang disebut “konsorsium”.. mana ada sepakbola profesional namanya “konsorsium” seperti itu kwkkkkkk … itu namanya sepakbola dagelan kwkkk .. janganlah jadi orang mengaku pintar sementara diluar masih banyak yang lebih pintar dari ente … kwkkkkkkkkkkkk

  10. caturoshi says:

    @Preman: ISL pemain bintang semua ya bro, terus pernah juara apa bro di tingkat ASEAN aja deh, coba sebutin…, terus supporter kampungan yg kayak gimana bro, coba jelasinlah sama kita.. Sampeyan pasti pinter banget, gelarnya mungkin sudah di atas profesor, selamat bro…

  11. PREMAN says:

    Kok gagal Pak Djohar.. Saya Suporter IPL berharap Agar Tim2 ISL bisa Gabung Dengan Tim2 IPL Meskipun saya Tau Tim2 IPL tim2 Siluman…Sekali Lagi Pak Djohar Berjuang Terus, Tim2 ISL Tim Terbaik Semua dan Pemainnya Luarbiasa Pemain Bintang Semua Suporternya setia semua mendukung tim nya berlaga..enda kaya tim2 IPL tim2nya dan Suporternya Kampungan dan yg pasti kita sudah Kalah Pamor Pak Djohar.

  12. Preman says:

    Ibarat Air dan Minyak ISL dan IPL tidak Bakal Di satukan, Karna Tim2 IPL Murupakan Tim2 Siluman Djohar Bonekanya Si Botak Arifin… Silahkan Pak Djohar Dekati Terus Tu….Tim2 ISL sampai Anda Muntah Darah..Tim2 ISL enda Bakal Mau Gabung.

    Djohar Dungu.. Manusia Tak Punya Pendirian dan Sikap. diperalat Sama Arifin Aja Mau Gaku Profesor Tapi Otak Kerdil.. Gelar Nya Hasil Nembak Aja Bangga…

    Hallo….Limbung Pesek Salam 10-0

  13. Bhledegh says:

    Sdh jelas tujuan KPSI sbgm Manifesto No. 7.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[X] close
judi bola
indohokie