BolaIndo.com






betting303
 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker
agen bola
rumah taruhan
rumah taruhan
bet
bet
bet
agen bola
Published On: Sat, Apr 14th, 2012

PSSI: ISL Sudah Kita Akui

"Asia Leading Online-Sports and Entertainment"

Penanggung jawab tim nasional Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Bernhard Limbong memastikan para pemain Liga Super Indonesia bisa masuk tim nasional. Sebab, Liga Super telah diresmikan PSSI. “ISL sudah kita akui sebagai regulator kompetisi, jadi tidak ada masalah lagi di FIFA,” kata Limbong di Kantor PSSI, Kawasan Gelora Bung Karno, Jumat, 13 April 2012.

PSSI merekrut 29 pemain Liga Super Indonesia untuk memperkuat tim nasional meski proses rekonsiliasi hingga detik ini belum mencapai titik temu. Kombinasi antara pemain liga super dengan pemain liga prima dinilai bisa mendongkrak performa tim nasional.

“Nama-nama pemain ini dari pelatih. Hari ini juga kami akan kirimkan daftar nama-nama ini ke klub masing-masing untuk meminta izin dari klubnya,” kata Koordinator Tim Nasional, Bob Hippy, Jumat.

Ke-29 pemain liga super ini terbagi dalam dua tim, yakni 17 pemain untuk tim nasional usia di bawah 23 tahun yang diproyeksikan untuk Sea Games 2013 mendatang di Myanmar dan 12 pemain untuk memperkuat tim nasional senior. “Timnas U-23 ini juga yang akan melawan Inter Milan Mei nanti,” kata Bob.

Selain 29 nama pemain liga super, PSSI juga memasukkan 17 nama pemain liga prima untuk tim nasional usia di bawah 23 dan 24 pemain untuk memperkuat tim nasional senior. Selain itu PSSI juga merekrut sembilan pemain yang saat ini bermain di luar negeri.

Limbong berharap klub-klub liga super mengizinkan pemainnya memperkuat tim nasional. Jika klub-klub itu menolak, kata Limbong, harus disertai alasan yang jelas. “Kalau tidak mau ya harus ada alasannya. Bagi kami, apa pun reaksi mereka harus diterima,” katanya.

Ketua Umum PSSI versi KPSI, La Nyalla Mattalitti, sebelumnya mengatakan para pemain liga super tak bisa memperkuat tim nasional tanpa izin dari klubnya. Ia mengusulkan tim nasional dibentuk oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) atau Kementerian Negara Olahraga dan Pemuda Indonesia.

Namun usul ini dimentahkan Limbong. Menurut dia, domain KONI hanya untuk even-even dalam negeri seperti PON. Adapun untuk pertandingan-pertandingan luar negeri, seperti turnamen sepak bola Palestina, adalah domain KOI. “Kalau KONI itu domainnya even dalam negeri dan pembinaan,” katanya.

Tim nasional senior yang akan memulai latihan 16 April mendatang di Yogyakarta akan mengawali laga perdana mereka di Turnamen AL-Nakbah di Palestina, 13-24 Mei 2012. Turnamen ini diikuti 8 negara, yaitu Indonesia, Irak, Yordania, Mauretania, Pakistan, Sri Lanka, Tunisia, dan Uzbekistan. (tempo)

Kabarbola.com - Kabar berita terlengkap seputar sepakbola dunia

Mesingol.com - prediksi pertandingan, highlight pertandingan, dan jadwal siaran langsung sepakbola

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

Komentar Anda:
<
[X] close