BolaIndo.com






GarudaCash
 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker
agen bola
agen bola
agen bola online
agen bola online
rumah taruhan
rumah taruhan
bet
bet
bet
bet
bursabet
bet
agen bola
agen bola
Published On: Sat, Jul 21st, 2012

JC Tidak Berwenang Terhadap Timnas Indonesia

"Asia Leading Online-Sports and Entertainment"

 

Ketua Joint Committee (JC) Todung Mulya Lubis memberi penegasan terkait dengan posisi timnas Indonesia yang berada langsung dibawah kontrol Joint Committee.

Penegasan itu diungkapkannya saat diwawancarai via telepon, Sabtu (21/7/2012), Pengacara kondang itu menegaskan mengenai Joint Committee yang tidak memiliki wewenang terhadap timnas Indonesia.

“Jadi saya tegaskan kalau pembentukan dan pengelolaan timnas Indonesia itu bukan wewenang dari JC. JC hanya menjalankan tugas dan rapat terkait dengan poin-poin yang ada di dalam MoU yang telah disepakati antara KPSI dan PSSI,” ujarnya.

MoU antara KPSI dan PSSI dibuat di Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Juni 2012, atas kesepakatan antara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

MoU tersebut berisikan tentang pembahasan terkait Liga Profesional, Pengembalian empat anggota Exco, Revisi Statuta PSSI, Asosiasi, dan Persiapan kongres PSSI.

Sebelumnya Manajer klub Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa, mengungkapkan, kalau pemanggilan dua pemain The Young Guns, Greg Nwakolo dan Victor Igbonefo, untuk memperkuat Timnas Indonesia menunggu arahan dari JC dulu baru pihak klub bisa memutuskan melepas atau tidak pemain tersebut.

Klik disini -> Berita bola dunia, highlight pertandingan, jadwal siaran langsung sepakbola

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

Kontes SEO Bolawin88.com Bandar Taruhan Agen Judi Bola Casino Poker Bolatangkas Dan Togel Online Terpercaya

Displaying 7 Comments
Have Your Say
  1. Pecinta PSSI says:

    Dukung SFC terus untuk mewakiliki ind di LCA,, SP hanya akn jdi lumbung gol di LCA krn SP hanya klub ygb terlahir dr kmpetisi yg pesertanya klub2 lemah n akn memalukan nama INDONESIA. . .

  2. ibrahim says:

    kemudian la nyalla kembali menjawab :

    Jakarta (ANTARA News) – Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan bahwa persoalan pembentukan Timnas Indonesia di bawah PSSI adalah merupakan ekor dari banyak permasalahan yang telah dibuat rumit oleh PSSI kepengurusan Djohar Arifin.

    “Kalau diumpamakan, persoalan pembentukan Timnas adalah ekor, sedangkan kepala permasalahannya adalah organisasi yang selama ini telah dibuat rumit dan kacau oleh PSSI kepengurusan Djohar Arifin,” ujar La Nyalla ketika diwawancarai, Minggu.

    Hal itu dikatakan La Nyalla ketika dimintai tanggapannya atas pernyataan anggota Joint Committee (JC) dari pihak PSSI Djohar, Todung Mulya Lubis, yang mengatakan bahwa persoalan Timnas bukanlah merupakan kewenangan JC.

    Menanggapi hal itu La Nyalla mengatakan, dalam hal ini Todung Mulya Lubis telah sengaja melakukan pendangkalan atas peran Joint Committee sekaligus melakukan penghinaan kepada FIFA dan AFC yang telah menyusun konsep dasar pembentukan JC sebagai upaya penyelesaian kisruh dalam organisasi agar PSSI terhindar dari sanksi FIFA.

    “Di antara tugas Joint Commitee adalah menyelesaikan dualisme organisasi, sedangkan di dalam dualisme organisasi ini banyak sekali masalah yang harus diselesaikan, salah satunya adalah mekanisme pembentukan Timnas,” ujarnya.

    Ketika ditanya mengapa pihak PSSI terkesan lebih mengedepankan urusan pembentukan Timnas dan mengesampingkan persoalan organsasi, La Nyalla dengan tegas mengatakan bahwa hal itu memang disengaja oleh para pihak pengurus PSSI Djohar Arifin sebagai upaya membuat pencitraan seolah-olah pihak KPSI dan ISL telah menghambat pembentukan Timnas yang diharapkan.

    “Ya, mereka hanya mengejar apa yang mereka butuhkan saja, tapi mereka tidak mau melihat “kepala” permasalahannya. Joint Committee itu baru mulai bekerja sesuai `dateline` yang diatur oleh tim investigasi AFC, tapi mereka sudah ingin mengambil keuntungannya lebih dulu.”

    “Kalau semuanya sudah proporsional dan `clear` (jelas), tentu kami pun tak akan pernah menghalangi pemain ISL masuk Timnas. Selama itu belum `clear`, jangan dulu PSSI mengajak pemain-pemain ISL untuk masuk Timnas,” papar La Nyalla.

    Lebih lanjut La Nyalla mengatakan, persoalan dualisme kompetisi adalah persoalan kecil karena semua sudah ada aturannya. Justru pemanggilan pemain-pemain ISL oleh PSSI adalah sebuah tindakan tanpa menghormati aturan main yang diamanatkan kepada JC dan telah merendahkan martabat PSSI sendiri sebagai sebuah organisasi besar, ujarnya.

    La Nyalla menambahkan, pihaknya yakin masyarakat sepakbola akan menjadi pesimistis jika persoalan konflik organisasi PSSI akan bisa teratasi jika dilakukan oleh figur-figur yang penuh dengan konflik kepentingan yang sudah terlihat sejak memecat empat orang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

    “Sudah bagus saya sebagai ketua umum PSSI hasil KLB mau menandatangani MoU demi terhindarnya PSSI dari suspend. Tapi bukan berarti PSSI-nya Djohar yang sudah tidak `legitimated` lantas bisa seenaknya melakukan pencitraan melalui Timnas. Seharusnya mereka tahu dirilah, secara organisatoris Djohar Arifin pun sudah dilengserkan oleh anggotanya sendiri,” demikian La Nyalla Mattalitti.

    http://www.antaranews.com/berita/322832/soal-timnas-adalah-ekor-bukan-kepala

  3. pantos says:

    Terkadang lucu jg melihat kita terpecah belah,kenapa sih hal yg kecil bgini slalu dibuat persoalan, dipanggil ke Timnas hrusnya bangga dong bukan malah ogah2an,Logika sderhananyanya Klo Timnas itu ats dsar JC, lho kemarin AFC kok diem aj Timnas kt main di AFC u-22 bukan ats kptusan JC, hayo gmna Pak Nyala, gmna Pak Lalu mara kok sampean gak protes sma AFC? paling klo protes ya cman diketawain aja hua h h h h h h…..

  4. nyala says:

    nyala….kamu di surabaya aja gak laku. Urus tuh persebaya DU, gak ada penontonnya…dasar mafia, hidup dari tipu menipu sejal dulu kala……

  5. bambang says:

    semoga FIFA menghukum seumur hidup La Nyala dan Toni Apriliani, dilarang aktif didunia sepakbola nasional, karena dua orang ini merupakan pengacau sepakbola Indonesia.
    maaf saya bukan pendukung Djohar.

  6. Bhledegh says:

    Harap Maklum..Kurang bisa Ingris..trus blum di Sunat 2x sesuai janjinya..

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[X] close
judi bola
indohokie