BolaIndo.com






hanabet
hanabet
poker
poker
poker
poker
poker
agen bola
betting303
agen bola
 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker
bet
bet
agen bola
agen bola
Published On: Tue, May 14th, 2013

PSM Makassar Berdayakan Pemain Lokal

"Asia Leading Online-Sports and Entertainment"

PSM Makassar berdayakan pemain lokalDari 31 jumlah pemain yang dimiliki PSM Makassar, beberapa di antaranya belum pernah dimainkan sama sekali pada kompetisi LPI musim ini. Nama-nama itu seperti Ismail Haris, Suwandhi Sofyan, Fachrul Nurdin, Agung Battola, M Jufri, Darwis, dan sejumlah pemain lokal lainnya.

Faktanya, pelatih PSM Petar Segrt hanya memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain-pemain pelapis lokal yang dinilainya sudah mempunyai jam terbang yang tinggi saja seperti Fandy Edy, Aswar Syamsuddin, Rasul Zainuddin dan beberapa pemain lainnya.

JD Bosco, pengamat sepakbola Makassar meminta Petar harus memberika kesempatan yang sama. Terutama memaksimalkan pemain lokal tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur tersebut.

“Berikan kesempatan pada mereka, karena saat ini masih banyak pemain lokal yang belum beranding. Hanya karena mereka kalah saing dengan rekan-rekannya yang sudah punya jam terbang tinggi,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan eks pemain PSM Makassar, Yopie Lumoindong. Menurutnya, seperti Mirko Spasojevic dan I Made Dwi Aryadana, jika tak maksimal memberi kontribusi, sebaiknya turunkan pemain lokal.

“Saya perhatikan pelatih PSM selalu menurunkan pemain pengganti yang itu-itu saja. Kalau tidak Mirko, di lain pertandingan gantian Made. Tapi kenapa di lain kesempatan tidak mencoba pemain lainnya, seperti Ismail atau striker muda lain,” kata Yopie.

Menurut Yopie, pemain muda dan pemain lokal, butuh kesempatan bermain. “Meski hanya diberi kesempatan main lima menit saja, hal itu sangat berarti. Sebab, bagi mereka itu adalah momen untuk menunjukkan kemampuannya,” tambah Yopie.
Lebih Baik

Khusus untuk pemain asing, Yopie berpendapat kalau mereka seharusnya harus bisa memberikan penampilan dua atau tiga kali lipat dari penampilan pemain lokal. Jadi, sudah seharusnya, pemain asing seperti Mirko Spasojevic, lebih baik dari pemain lokal.

“Kalau pemain lokal daerah hanya bisa menampilkan permainan 100 persen, maka pemain lain terutama pemain asing harus bisa memberikan 150 persen atau 200 persen permainan terbaiknya untuk mem-back up pemain lokal,” tegas Yopie. (Tribunnews)

Kabarbola.com - Kabar berita terlengkap seputar sepakbola dunia

Mesingol.com - prediksi pertandingan, highlight pertandingan, dan jadwal siaran langsung sepakbola

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

Komentar Anda:
<
[X] close