BolaIndo.com






GarudaCash
 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker
agen bola
agen bola
agen bola online
agen bola online
rumah taruhan
rumah taruhan
bet
bet
bet
bet
bursabet
bet
agen bola
agen bola
Published On: Thu, May 16th, 2013

Arema Hadapi Masalah Baru?

"Asia Leading Online-Sports and Entertainment"

Gol Arema Indonesia

Kekalahan menyakitkan 1-2 dari Persipura Jayapura ternyata bukan satu-satunya penderitaan bagi Arema Cronous. Klub berlogo kepala Singa menghadapi persoalan baru menyusul laporan yang dilayangkan kubu Persipura atas kejadian di Stadion Kanjuruhan saat kedua tim berseteru.

Aremania yang belum lama ini mendapatkan teguran dari Komisi Disiplin (Komdis) karena memakai flare atau kembang api di stadion, bisa saja menghadapi investigasi. Itu setelah Persipura melaporkan adanya sikap rasis dan tindakan tidak pantas Aremania terhadap tim dan supporter Persipura.

Kubu Persipura melayangkan laporan yang berisi beberapa poin, antara lain tindakan rasis, pelemparan kepada pemain dan istri pemain, sekaligus adanya tulisan provokatifdari supporter Aremania. Pertandingan juga sempat tertunda 30 menit karena Persipura protes dengan adanya penonton di sentel ban.

Hingga berita diturunkan, belum ada statemen resmi dari manajemen Arema terkait laporan itu. “Kami belum tahu ada laporan itu, jadi belum bisa komentar,” kata General Manager Arema Ruddy Widodo. Namun dirinya tidak yakin apa yang dituduhkan Persipura itu sepenuhnya benar jika melihat fakta di lapangan.

Penonton yang berada di sentel ban misalnya. Itu merupakan pemandang yang lumrah ketika Arema menghadapi klub-klub besar dan animo Aremania meningkat tajam. Tidak hanya saat menghadapi Persipura, menghadapi klub papan atas lain pun sentel ban menjadi ‘tribun alternatif’ karena stadion tak mencukupi.

Yang patut dikhawatirkan Arema sebenarnya adalah adanya beberapa pelemparan ke dalam stadion, berupa botol minuman mineral. Arema tampaknya bakal kesulitan menampik pelemparan karena terlihat jelas dalam tayangan langsung di televisi walau tidak mengenai pemain di lapangan.

Jika Komdis menemukan bukti adanya pelemparan, maka Aremania bisa bernasib seperti supporter Persegres Gresik United, Ultras, yang menerima hukuman denda karena melakukan pelemparan. Namun di sisi lain Aremania juga merespons keinginan Komdis yang tidak memperbolehkan adanya flare yang menganggu pertandingan.

Pertandingan kontra Persipura tidak sampai terganggu asap kembang api seperti yang terjadi saat kontra Persela Lamongan di putaran pertama silam. Soal adanya tulisan yang dianggap provokatif terhadap Persipura, Aremania menganggap itu hanya upaya untuk meruntuhkan mental pemain lawan.

Arema kini melorot ke urutan empat klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) akibat kekalahan 1-2 dari Persipura. Kesenjangan sembilan poin dari Persipura sebagai pemuncak klasemen terhitung sangat jauh dan Arema harus menyelesaikan semua pertandingan dengan sempurna jika tak ingin kehilangan kans sebagai juara.

Persipura ternyata belum cukup puas dengan kemenangan luar biasa di Kanjuruhan. Mereka juga mengobok-obok klub berjuluk Singo Edan dengan membuat laporan seputar kejadian di Stadion Kanjuruhan. Sebagian Aremania menyebut Persipura lihai dalam membuat psy war.

“Sebelum pertandingan mereka memprotes ini-itu hingga tertunda 30 menit. Sangat jelas Persipura membuat psy war dengan tujuan merusak fokus Arema ke pertandingan. Aremania memang menjadi ketakutan Persipura jauh sebelum pertandingan, jadi mereka melakukan berbagai upaya untuk mencari alasan di lapangan untuk menyudutkan Arema dan Aremania,” ucap Freddy H, salah satu Aremania asal Lawang.

Klik disini -> Berita bola dunia, highlight pertandingan, jadwal siaran langsung sepakbola

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

Kontes SEO Bolawin88.com Bandar Taruhan Agen Judi Bola Casino Poker Bolatangkas Dan Togel Online Terpercaya sepakbola

Displaying 5 Comments
Have Your Say
  1. jost gandozz says:

    Persipura pengecut saja … toh kalah menang aremania tetap biasa saja menyikapinya

  2. Alob says:

    Hasil ini menunjukan bahwa Tuhan itu ada dan adil…2 pinalti gagal…Pada dasarnya Arema Cronous dari awal sudah bermasalah dari pengurusnya…

  3. Ya, Panpel Arema memang jelas salah, terlalu menggampangkan dan membolehkan penonton masuk sebanyak-banyaknya. Memang bukan untuk mencari uang, tetapi untuk memuaskan Aremania dan menghindarkan diri dari kerusuhan di luar stadion. Tetapi apapun alasannya, itu jelas salah. Tulisan provokatif dan rasis, keduanya seharusnya dilarang. Biarkan 22 pemain bertanding. Jangan merusak konsentrasi pemain dengan tulisan yang menyakitkan dan mengganggu konsentrasi serta emosi pemain.

    Soal ini Komdis harus tegas. Arema layak dihukum 2 kali pertandingan home tanpa penonton dan denda 30 juta.

    Mengenai Persipura, layak juga dipertanyakan ketegasannya. Sejak jauh hari mereka menolak bertanding jika penonton masuk lapangan, tetapi ternyata mau juga bertanding. Harusnya tegas, tidak ya tidak, jangan ngambang. Kalau Persipura mau bertanding, berarti juga ikut mendukung terjadinya kesalahan.

    Soal kiper Persipura, yang berlama-lama, jelas memancing emosi, sudah saatnya Komdis tegas dan menghukum kiper Korea itu. Menurut Jackson, itu ‘balasan’ karena kiper Arema waktu main di Jayapura juga demikian. Kalau begitu, kiper Arema juga harus dihukum. Harus dibedakan, sakit beneran dan sakit bohong-bohongan. Pelatih dan manajer harus hukum pemainnya yang tidak sportif dan dengan sengata merusak permainan sepakbola.
    Sudah saatnya sepakbola Indonesia menegakkan fairplay.

  4. Manager Arema kayaknya buta aturan pertandingan. Baca lagilah manual liga biar pintar dikit ya.
    1. Cetaklah tiket sesuai kapasitas stadion, supaya tidak perlu ada penonton yang berdiri di sentel ban.
    2. Flare atau mercon asap itu dilarang, sebab akan mengganggu pernafasan pemain dan penonton.
    3.Spanduk boleh provokatif, bukan Rasis seperti yang Aremania lakukan. Katanya suporte ELITE, kok malah kelakuannya seperti kebalikannya alias primitive.
    4. Sejak kapan kalian pemaindan managemen Arema di hina di kandang persipura..
    5. Kalian tebar psy war, tapi kalian juga yang kena batunya. Tuhan itu ADIL!. Itu kalau kalian masih percaya TUHAN. Bertobatlah.!

    • E & says:

      emang kelakuan orang papua baik setiap tamu datang ke stadion mandala, di malang masih botol air mineral yg berterbangan, di sana botol minuman keras yg di lempar cok, kamu jangan sok suci dan menggurui. gak usah bawa bawa tuhan dalam masalah olah raga, terutama sepak bola

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[X] close
judi bola
indohokie