BolaIndo.com






betting303
 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker
agen bola
rumah taruhan
rumah taruhan
bet
bet
bet
agen bola
Published On: Fri, May 24th, 2013

Lewati jalur Bonek, Arema tanpa Aremania?

"Asia Leading Online-Sports and Entertainment"

AremaniaJelang laga Persepam Madura United menjamu Arema Cronous akhir pekan ini, tersiar kabar pertandingan Persepam menjamu Arema bakal dipindahkan ke Stadion Manahan, Solo. Itu sebagai upaya untuk mencegah gesekan antara supporter Aremania dan Bonek.

Aremania memang selalu mendampingi timnya berlaga, apalagi jika pertandingan hanya digelar di wilayah Jawa Timur. Namun dari letak geografis Pulau Madura yang mau tak mau harus melewati Surabaya, tampaknya Aremania harus berpikir seribu kali sebelum nekat menyeberang ke Pulau Garam.

Pada laga kontra Persela Lamongan, beberapa ratus Aremania terlihat mendukung langsung timnya di Stadion Surajaya. Tapi saat berangkat dan pulang, mereka tidak mengambil jalur Surabaya demi menghindari konflik. Aremania memilih jalur barat yakni melewati wilayah Babat.

Sedangkan jika Aremania nekat ke Bangkalan, jelas bakal bersinggungan dengan Bonek karena jalur satu-satunya adalah melewati Surabaya. Pihak manajemen Arema juga belum bisa memastikan kabar dipindahnya venue tersebut. “Belum. Saya belum mendapatkan pemberitahuan apa-apa.” kata General Manager Arema Ruddy Widodo.

Sejauh ini, terangnya, juga belum ada berita dari PT Liga Indonesia (LI) sebagai operator pertandingan. “Harusnya jauh hari sudah ada pemberitahuan. Tapi ini belum ada,” tambahnya. Jika tetap berlaga di Bangkalan, kemungkinan Arema tidak akan didukung Aremania secara langsung.

“Kami masih mengoordinasikan dengan pihak keamanan. Kalau memang sangat membahayakan, ya mungkin Aremania tidak berangkat. Bagaimana pun keselamatan tetap menjadi hal utama,” tegasnya. Tidak berangkat ke Bangkalan tampaknya memang menjadi pilihan terbaik bagi Aremania.

Sebab ibarat ‘bunuh diri’ jika Aremania ngotot berangkat ke Bangkalan dan melewati wilayah Surabaya. Belum hilang dari ingatan ketika Aremania bentrok dengan Bonek di jalan tol pada putaran pertama ISL lalu, setelah pertandingan antara Persegres Gresik menjamu Arema Cronous.

Sementara itu, setelah menuntaskan pertandingan kontra Persela Lamongan dengan skor kacamata, skuat Singo Edan langsung pulang ke Malang. Kini konsentrasi tim asuhan Rahmad Darmawan tertuju pada pertandingan away menantang Persepam Madura United di Gelora Bangkalan.

Bermain di stadion mulus, Rahmad ‘ RD’ Darmawan berharap lebih dari pasukannya setelah gagal menaklukkan permukaan lapangan bergelombang di Stadion Surajaya, Lamongan. Dia mendambakan permainan yang lebih berkualitas karena lancarnya aliran bola.

“Gelora Bangkalan lapangannya baru dan kelihatannya lebih rata. Saya tentu berharap itu bisa memberikan keuntungan bagi tim. Semoga cuaca nanti juga bersahabat. Jujur saja tim Arema kesulitan bermain di lapangan buruk seperti di Lamongan,” ucap RD, Kamis (23/5).

Tidak biasanya di pertandingan Rabu (22/5) pelatih asal Lampung ini mengeluhkan kondisi permukaan lapangan. Pada laga tersebut Singo Edan memang bermain buruk dan memperpanjang rekor sulit menang di luar kandang, karena sebelumnya ditahan Persipura Jayapura 1-1 dan Persiwa Wamena 2-2 di akhir putaran pertama lalu.

Kabarbola.com - Kabar berita terlengkap seputar sepakbola dunia

Mesingol.com - prediksi pertandingan, highlight pertandingan, dan jadwal siaran langsung sepakbola

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

Komentar Anda:
<
[X] close