BolaIndo.com






GarudaCash
 agen bola judi online, agen bola terpercaya, agen bola piala dunia 2014, judi bola, judi piala dunia, taruhan bola, bandar bola, taruhan online, judi poker
agen bola
agen bola
agen bola online
agen bola online
rumah taruhan
rumah taruhan
bet
bet
bet
bet
bursabet
bet
agen bola
agen bola
Published On: Thu, Nov 28th, 2013

Komdis Terus Bongkar Skandal Pengaturan Skor

"Asia Leading Online-Sports and Entertainment"

Hinca PandjaitanKomisi Disiplin (Komdis) PSSI, hari ini, Rabu (27/11/2013) menggelar pertemuan untuk membahas isu dugaan pengaturan skor pada laga Grup K play off Indonesian Premier League (IPL) 2013, Oktober lalu.

Pengaturan skor di ranah sepakbola tanah air ini terendus setelah adanya pemberitahuan data Early Warning System (EWS) dari Direktur Keamanan FIFA, Ralf Mutschke kepada PSSI. Data tersebut pun langsung ditindaklanjuti oleh badan induk sepakbola Indonesia.

Dari hasil analisa video pertandingan dan meminta keterangan perangkat pertandingan, Komdis menjelaskan, terdapat dua klub yang diduga melakukan pengaturan skor yakni PSLS Lhokseumawe dan Bontang FC.

Komdis memanggil perwakilan dua klub tersebut. PSLS diwakili oleh Nasrul Koto, sementara Bontang FC diwakili oleh manajer Camara Fode dan pelatih Edi Siswanto.

“Hari ini, dari pukul 10 pagi hingga jam 2 siang, Komdis telah menerima dan mendapatkan informasi yang banyak dari pihak Bontang dan PSLS,” kata Ketua Komdis PSSI, Hinca Pandjaitan di Kantor PSSI, Senayan.

Dia juga menjelaskan kalau dalam pertemuan itu, Komdis memutar video yang diduga terjadi pengaturan skor. Menurutnya, ada pihak ketiga yang terlibat dalam babak play off di Jepara.

“Yang bisa saya sampaikan, yakni ada pihak ketiga yang terlibat dalam play off IPL di Jepara. Semua pertandingan baik di Jepara atau Bantul akan kami investigasi. Tapi kami akan selesaikan dulu yang di Jepara, karena itu yang menjadi konsen dari FIFA,” paparnya.

“Ada hal yang sangat mengejutkan setelah diketahui ada pihak ketiga. Saya harapkan minggu depan permasalahan ini akan tuntas,” Hinca menambahkan.

Hinca juga menjelaskan kalau dari pengakuan pihak Bontang, ada hal yang menarik. Dari pertemuan itu ada yang mengganjal Komdis, yakni status Camara Fude sebagai manajer Bontang, padahal dia merupakan seorang pelatih.

“Jadi ada yang menarik. Problem untuk masalah ini terletak pada Camara. Dia itu seorang pelatih yang lisensinya masih C. Kalau masih lisensi C tidak boleh menjadi pelatih. Diakal-akali oleh pihak Bontang, dia menjadi manajer tim. Sedangkan pelatih kipernya dinaikkan menjadi pelatih kepala. Tapi itu hanya pura-pura saja. Dari situ saja bisa dihukum. Kuncinya berada di Camara,” tutup Hinca. (okezone)

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

———————————————————

Berita sepakbola manca -> klik mesingol.com

Klik disini -> Berita bola dunia, highlight pertandingan, jadwal siaran langsung sepakbola

Follow twitter @bolaindo.com untuk mendapatkan berita terbaru sepakbola Indonesia!

Kontes SEO Bolawin88.com Bandar Taruhan Agen Judi Bola Casino Poker Bolatangkas Dan Togel Online Terpercaya sepakbola

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[X] close
judi bola
indohokie