KLASEMEN LIGA SUPER
| Klub | M | W | D | L | P |
|---|---|---|---|---|---|
| Arema | 17 | 11 | 3 | 3 | 36 |
| Persiba | 17 | 9 | 3 | 5 | 30 |
| Persib | 17 | 8 | 3 | 6 | 27 |
| Persija | 17 | 7 | 6 | 4 | 27 |
| Persipura | 17 | 6 | 8 | 3 | 26 |
| Persema | 17 | 8 | 2 | 7 | 26 |
| Persiwa | 17 | 7 | 4 | 6 | 25 |
| PSPS | 17 | 7 | 4 | 6 | 25 |
| Sriwijaya FC | 17 | 7 | 4 | 6 | 25 |
| Persela | 17 | 7 | 4 | 7 | 24 |
| Persebaya | 17 | 6 | 4 | 7 | 22 |
| Persik | 17 | 5 | 7 | 5 | 22 |
| Persijap | 17 | 6 | 4 | 7 | 22 |
| Persisam | 17 | 5 | 4 | 8 | 19 |
| Bontang FC | 17 | 4 | 6 | 7 | 18 |
| PSM | 17 | 4 | 5 | 8 | 17 |
| Persitara | 17 | 4 | 3 | 10 | 15 |
| Pelita Jaya | 17 | 2 | 7 | 8 | 13 |
KLASEMEN DIVISI UTAMA
| Klub | M | W | D | L | P |
|---|
TOP SKORER
Liga Super
12 Gol: Beto Goncalves (Persipura)
11 Gol: Erick Weeks Lewis (Persiwa)
10 Gol: Julio Lopez (Persiba)
9 Gol: Boakay Eddy Foday (Persiwa), Bambang Pamungkas (Persija), Herman Dzumafo (PSPS)
8 Gol: Andi Oddang (Persebaya), Noh Alam Shah (Arema), Muhamad Isnaini (PSPS)
7 Gol: Aldo Baretto (Bontang FC), Keith Kayamba Gumbs (Sriwijaya)
6 Gol: Edison Pieter Rumaropen (Persiwa), Saktiawan Sinaga (Persik), Kenji Adachihara (Bontang), Cristian Gonzales (Persib), Rahmat Rivai (Sriwijaya), Korinus Fingkreuw (Persebaya), M. Fachrudin (Arema)
5 Gol: Cristian Carrasco (PSM), Martin Zada (Persela), Prince Kabir Bello (Persitara), Robby Gaspar (Persema), Hilton Moreira (Persib), Aliyudin (Persija)
4 Gol: Jairon Feliciano (Persema), Hamkah Hamzah (Persisam), Yongki Aribowo (Persik), Boaz Salossa (Persipura), Roman Chmelo (Arema)
3 Gol: Noor Hadi, Pablo Frances (Persijap), Edison Fonseca, Jajang Mulyana (Pelita Jaya), Josh Maguire, Ngon A Djam, Taufiq (Persebaya), Anaoure Richard Obiora, Arif Suyono (Sriwijaya), Brima Pepito, M. Kamri (Persema), Pipat Thonkanya, Ronald Fagundes (Persisam), Mushafry, M. Ilham (Persija), Alberto Mambrasar (Persiwa), Ali Khaddafi (Bontang), Patricio Morales (Persik), Fery Ariawan (Persiba), Yustinus Pae (Persipura), Nova Arianto, Suchao Nutnum (Persib)
2 Gol: Ian Kabes (Persipura), Johan Yoga Utama, Hendro Siswanto, Park Jung Hwan, Robertinho Pugliara (Persiba), Danilo Fernando (Persisam), Yesaya Desnam (Persiwa), Afshin Parsaelan Rad, Tantan (Persitara), Zah Rahan (Sriwijaya), Wawan Widiantoro (Persik), Zaenal Arifin (Persela), Junior, Evaldo Da Silva De Aziz, Johan Juansyah (Persijap), Yuthajak Konjan, Esteban vizcarra, M Ridwan (Pelita Jaya), Eka Ramdani, Budi Sudarsono (Persib), Anderson Da Silva (Persebaya), Cyril Emile Tchana (PSPS)
1 Gol: Sutaji, Rahmat Afandi, Pierre Njanka, Dendi Santoso (Arema), Firman Utina, Egi Melgiansyah (Pelita Jaya), Muhammad Nasuha (Sriwijaya), Seme Pierre Patrick, Bima Sakti, Siswanto, Jaya Teguh Angga (Persema), Isdianto, Dony Fernando Siregar (Persijap), Lucky Wahyu (Persebaya), Gendut Doni, Sultan Samma (Persiba), Syamsul Chaeruddin, Handi Hamzah, Aditya Putra Dewa, Asri Akbar, Diva Tarkas (PSM), Airlangga Sucipto, Cucu Hidayat, Atep, Christian Rene Martinez (Persib), Mahyadi Panggabean, Suswanto, OK John, Amarildo Souza (Persik), Satria Feri, M. Bahtiar, Arifki Eka Putra, Sardinata, Joko Sidik, Cornelis Gedy (Bontang FC), Agung Suprayogi, Jacques Joel Tsimi, Zaenal Arif (Persisam), Bio Paulin, Paulo Rumere, Victor Igbonefo, Ricardo Salampessy (Persipura), Sukadana, Varney Pas Boakay, Samsul Arif, Kurniawan Dwi Julianto, Jimmy Suparno, Dicky Firasat (Persela), Habel Satya, Imanuel Padwa, Vendri Mofu (Persiwa), April Hadi (PSPS)
12 Gol: Beto Goncalves (Persipura)
11 Gol: Erick Weeks Lewis (Persiwa)
10 Gol: Julio Lopez (Persiba)
9 Gol: Boakay Eddy Foday (Persiwa), Bambang Pamungkas (Persija), Herman Dzumafo (PSPS)
8 Gol: Andi Oddang (Persebaya), Noh Alam Shah (Arema), Muhamad Isnaini (PSPS)
7 Gol: Aldo Baretto (Bontang FC), Keith Kayamba Gumbs (Sriwijaya)
6 Gol: Edison Pieter Rumaropen (Persiwa), Saktiawan Sinaga (Persik), Kenji Adachihara (Bontang), Cristian Gonzales (Persib), Rahmat Rivai (Sriwijaya), Korinus Fingkreuw (Persebaya), M. Fachrudin (Arema)
5 Gol: Cristian Carrasco (PSM), Martin Zada (Persela), Prince Kabir Bello (Persitara), Robby Gaspar (Persema), Hilton Moreira (Persib), Aliyudin (Persija)
4 Gol: Jairon Feliciano (Persema), Hamkah Hamzah (Persisam), Yongki Aribowo (Persik), Boaz Salossa (Persipura), Roman Chmelo (Arema)
3 Gol: Noor Hadi, Pablo Frances (Persijap), Edison Fonseca, Jajang Mulyana (Pelita Jaya), Josh Maguire, Ngon A Djam, Taufiq (Persebaya), Anaoure Richard Obiora, Arif Suyono (Sriwijaya), Brima Pepito, M. Kamri (Persema), Pipat Thonkanya, Ronald Fagundes (Persisam), Mushafry, M. Ilham (Persija), Alberto Mambrasar (Persiwa), Ali Khaddafi (Bontang), Patricio Morales (Persik), Fery Ariawan (Persiba), Yustinus Pae (Persipura), Nova Arianto, Suchao Nutnum (Persib)
2 Gol: Ian Kabes (Persipura), Johan Yoga Utama, Hendro Siswanto, Park Jung Hwan, Robertinho Pugliara (Persiba), Danilo Fernando (Persisam), Yesaya Desnam (Persiwa), Afshin Parsaelan Rad, Tantan (Persitara), Zah Rahan (Sriwijaya), Wawan Widiantoro (Persik), Zaenal Arifin (Persela), Junior, Evaldo Da Silva De Aziz, Johan Juansyah (Persijap), Yuthajak Konjan, Esteban vizcarra, M Ridwan (Pelita Jaya), Eka Ramdani, Budi Sudarsono (Persib), Anderson Da Silva (Persebaya), Cyril Emile Tchana (PSPS)
1 Gol: Sutaji, Rahmat Afandi, Pierre Njanka, Dendi Santoso (Arema), Firman Utina, Egi Melgiansyah (Pelita Jaya), Muhammad Nasuha (Sriwijaya), Seme Pierre Patrick, Bima Sakti, Siswanto, Jaya Teguh Angga (Persema), Isdianto, Dony Fernando Siregar (Persijap), Lucky Wahyu (Persebaya), Gendut Doni, Sultan Samma (Persiba), Syamsul Chaeruddin, Handi Hamzah, Aditya Putra Dewa, Asri Akbar, Diva Tarkas (PSM), Airlangga Sucipto, Cucu Hidayat, Atep, Christian Rene Martinez (Persib), Mahyadi Panggabean, Suswanto, OK John, Amarildo Souza (Persik), Satria Feri, M. Bahtiar, Arifki Eka Putra, Sardinata, Joko Sidik, Cornelis Gedy (Bontang FC), Agung Suprayogi, Jacques Joel Tsimi, Zaenal Arif (Persisam), Bio Paulin, Paulo Rumere, Victor Igbonefo, Ricardo Salampessy (Persipura), Sukadana, Varney Pas Boakay, Samsul Arif, Kurniawan Dwi Julianto, Jimmy Suparno, Dicky Firasat (Persela), Habel Satya, Imanuel Padwa, Vendri Mofu (Persiwa), April Hadi (PSPS)
BINTANG
[Persijap]
Tak banyak pemain jebolan Primavera yang masih merumput saat ini. Nurul Huda merupakan salah seorang di antara yang sedikit itu. Musim ini Persijap Jepara menjadi tempat berlabuh pria kelahiran Sidoarjo tersebut.
Nurul Huda berkali-kali mengucapkan syukur begitu wasit Oki Dwi Putra m... read more
Nurul Huda berkali-kali mengucapkan syukur begitu wasit Oki Dwi Putra m... read more
SEPAK POJOK
"Tumpengan" dan "wedangan" bakal digelar suporter Pasoepati pada peringatan ultahnya yang ke-10. Acara sederhana organisasi pendukung Persis Solo tersebut rencananya diselenggarakan di halaman Stadion Sriwedari, Selasa (9/2) malam.
"Memang awal peringatan ultah re... read more
"Memang awal peringatan ultah re... read more
GALERI
BolaIndo.com
Selasa, 24 Maret 2009 12:33
Jeda kompetisi membuat klub khawatir bakal mengalami penurunan performa saat kembali tampil di Liga Super 2008/2009.
Mayoritas klub kini seperti harus memulai dari titik awal di saat mereka sebetulnya sudah menginjak ke titik tengah. Hal itu pula yang dirasakan pasukan Persib Bandung, saat merasa mulai kembali menemukan bentuk permainan terbaik, meski di laga terakhirnya dihajar Sriwijaya FC (SFC) 1-3 pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2008/2009.
“Penundaan kompetisi dampaknya tentu beragam, salah satunya frekuensi pertandingan yang berubah. Saat kembali digulirkan mayoritas tim, termasuk kami seperti harus memulai kembali dari nol. Belum lagi dengan persoalaan pemadatan jadwal pertandingan,” tutur Manajer Persib Jaja Soetardja.
Meski belum menemukan bentuk permainan terbaik ketika memasuki paruh kedua, namun dua kemenangan terakhir dengan skor 2-1 atas Persiba Balikpapan dan PKT Bontang, seolah menjadi tak bermakna akibat penundaan tersebut. Asisten Pelatih Robby Darwis menilai, fakta tersebut memang merugikan Maung Bandung.
“Makanya ketika kembali berkompetisi, tim tidak boleh terlambat panas dan kehilangan kesempatan meraih angka penuh,” tutur Robby. Apalagi melihat deretan tim yang menjadi lawan di sisa pertandingan Maung Bandung tergolong lebih berat, terutama jika dibandingkan tim lain. Empat pertandingan di antaranya menghadapi penghuni papan atas dari 13 laga tersisa.
Realitas inilah yang menuntut Maung Bandung cepat-cepat beradaptasi ke bentuk permainan terbaik dan dipaksa tak mempedulikan kapan dan di mana mereka harus bertanding termasuk kemungkinan menggelar laga kandang di tempat netral pada rentang waktu 17 April hingga 4 Mei nanti.
Hal serupa juga dirasakan klub-klub Jabodetabek yang mulai mematangkan agenda bentrok uji coba untuk mengantisipasi menurunnya performa pemain. ”Kondisinya semakin tidak pasti. Tapi, kami berencana menggelar tiga sampai empat uji coba. Pertandingan itu pasti ada, tapi kapan waktunya yang masih harus dibicarakan. Semua mengacu pada dua pertandingan tersebut. Kan kami belum tahu boleh tidaknya pertandingan itu digelar,” ungkap Pelatih Persija Danurwindo yang timnya mulai kemarin kembali aktif berlatih.
Sementara Persita Tangerang mulai pekan depan merencanakan tiga uji coba yang akan digelar dalam rentang waktu Rabu (1/4) sampai Jumat (17/4). Pendekar Cisadane rencananya hanya melawan klub-klub lokal.
”Kami tidak libur. Pemain berlatih dengan porsi normal. Pertandingan uji coba seluruhnya akan dilakukan pada April. Kami hanya melawan klub internal Tangerang saja. Kami tidak mengubah agenda secara ekstrim karena kondisi pemain tetap terjaga,” jelas Manajer Tim Persita Andi Mulyadi. [mohammad taufik/wahyu argia/sindo]
Mayoritas klub kini seperti harus memulai dari titik awal di saat mereka sebetulnya sudah menginjak ke titik tengah. Hal itu pula yang dirasakan pasukan Persib Bandung, saat merasa mulai kembali menemukan bentuk permainan terbaik, meski di laga terakhirnya dihajar Sriwijaya FC (SFC) 1-3 pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2008/2009.
“Penundaan kompetisi dampaknya tentu beragam, salah satunya frekuensi pertandingan yang berubah. Saat kembali digulirkan mayoritas tim, termasuk kami seperti harus memulai kembali dari nol. Belum lagi dengan persoalaan pemadatan jadwal pertandingan,” tutur Manajer Persib Jaja Soetardja.
Meski belum menemukan bentuk permainan terbaik ketika memasuki paruh kedua, namun dua kemenangan terakhir dengan skor 2-1 atas Persiba Balikpapan dan PKT Bontang, seolah menjadi tak bermakna akibat penundaan tersebut. Asisten Pelatih Robby Darwis menilai, fakta tersebut memang merugikan Maung Bandung.
“Makanya ketika kembali berkompetisi, tim tidak boleh terlambat panas dan kehilangan kesempatan meraih angka penuh,” tutur Robby. Apalagi melihat deretan tim yang menjadi lawan di sisa pertandingan Maung Bandung tergolong lebih berat, terutama jika dibandingkan tim lain. Empat pertandingan di antaranya menghadapi penghuni papan atas dari 13 laga tersisa.
Realitas inilah yang menuntut Maung Bandung cepat-cepat beradaptasi ke bentuk permainan terbaik dan dipaksa tak mempedulikan kapan dan di mana mereka harus bertanding termasuk kemungkinan menggelar laga kandang di tempat netral pada rentang waktu 17 April hingga 4 Mei nanti.
Hal serupa juga dirasakan klub-klub Jabodetabek yang mulai mematangkan agenda bentrok uji coba untuk mengantisipasi menurunnya performa pemain. ”Kondisinya semakin tidak pasti. Tapi, kami berencana menggelar tiga sampai empat uji coba. Pertandingan itu pasti ada, tapi kapan waktunya yang masih harus dibicarakan. Semua mengacu pada dua pertandingan tersebut. Kan kami belum tahu boleh tidaknya pertandingan itu digelar,” ungkap Pelatih Persija Danurwindo yang timnya mulai kemarin kembali aktif berlatih.
Sementara Persita Tangerang mulai pekan depan merencanakan tiga uji coba yang akan digelar dalam rentang waktu Rabu (1/4) sampai Jumat (17/4). Pendekar Cisadane rencananya hanya melawan klub-klub lokal.
”Kami tidak libur. Pemain berlatih dengan porsi normal. Pertandingan uji coba seluruhnya akan dilakukan pada April. Kami hanya melawan klub internal Tangerang saja. Kami tidak mengubah agenda secara ekstrim karena kondisi pemain tetap terjaga,” jelas Manajer Tim Persita Andi Mulyadi. [mohammad taufik/wahyu argia/sindo]
Topik Terkait :
» Pemain Asing Masih Dominasi Bursa Transfer , Senin, 08 Februari 2010 10:34
» PSSI Dapatkan Rp2,36M dari Pemain Asing , Senin, 08 Februari 2010 09:43
» PT Liga Indonesia Tolak Beri Toleransi , Kamis, 04 Februari 2010 09:56
» Bursa Transfer ISL Kembali Dibuka, Senin, 01 Februari 2010 20:00
» Joko Driyono: Pilkada Tak Ganggu Kompetisi Bila Pengamanan Baik, Selasa, 26 Januari 2010 22:08
» Kompetisi Terancam Molor Lagi, Senin, 25 Januari 2010 10:22
» Sanksi Tanpa Penonton Rugikan Sponsor, Jumat, 22 Januari 2010 20:47
» PT Liga Bantu Klub Terapkan "Sport Science", Jumat, 22 Januari 2010 08:37
» Banyak Klub Diprediksi Belum Siap Tanpa APBD, Rabu, 20 Januari 2010 09:18
» Jadwal Putaran Kedua Liga Super Tunggu BTN, Rabu, 20 Januari 2010 09:07
Komentar
[1]
RICARDO SIAHAAN, Selasa, 24 Maret 2009 13:43
SEKALIAN AJA MULAI DARI BAWAH NOL. TAHU RASA... LU!
[1]
Beri Komentar
JADWAL PERTANDINGAN
HASIL PERTANDINGAN
BERITA
Selasa, 09 Februari 2010 14:00
Selasa, 09 Februari 2010 13:45
Selasa, 09 Februari 2010 13:32
Selasa, 09 Februari 2010 13:29
Selasa, 09 Februari 2010 13:27
Selasa, 09 Februari 2010 13:25
Selasa, 09 Februari 2010 13:20
Selasa, 09 Februari 2010 13:18
Selasa, 09 Februari 2010 11:35
Selasa, 09 Februari 2010 11:28
Selasa, 09 Februari 2010 11:25
Selasa, 09 Februari 2010 11:21
Selasa, 09 Februari 2010 11:18
Selasa, 09 Februari 2010 11:15
Selasa, 09 Februari 2010 11:00
Selasa, 09 Februari 2010 10:54
Selasa, 09 Februari 2010 10:44
Selasa, 09 Februari 2010 10:40
Selasa, 09 Februari 2010 10:29
Selasa, 09 Februari 2010 10:27
Selasa, 09 Februari 2010 10:25
Selasa, 09 Februari 2010 10:19
Selasa, 09 Februari 2010 10:17
Selasa, 09 Februari 2010 10:15
Selasa, 09 Februari 2010 10:13
Selasa, 09 Februari 2010 10:11
Selasa, 09 Februari 2010 10:03
Senin, 08 Februari 2010 21:55
Senin, 08 Februari 2010 21:33
Senin, 08 Februari 2010 21:31
Senin, 08 Februari 2010 14:39
Senin, 08 Februari 2010 14:28
Senin, 08 Februari 2010 13:33
Senin, 08 Februari 2010 13:29
Senin, 08 Februari 2010 13:25
Senin, 08 Februari 2010 13:16
Senin, 08 Februari 2010 13:02
Senin, 08 Februari 2010 12:59
Senin, 08 Februari 2010 12:58
Senin, 08 Februari 2010 10:56
Senin, 08 Februari 2010 10:48
Senin, 08 Februari 2010 10:34
Senin, 08 Februari 2010 10:25
Senin, 08 Februari 2010 10:21
Senin, 08 Februari 2010 10:11
Senin, 08 Februari 2010 10:08
Senin, 08 Februari 2010 09:57
Senin, 08 Februari 2010 09:43
Senin, 08 Februari 2010 09:31
Senin, 08 Februari 2010 09:18


















