Sriwijaya FC (SFC) keluar sebagai juara di turnamen Inter Island Cup (IIC) 2010 usai di partai puncak menang 2-0 atas Persiwa Wamena, di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Minggu (5/9). Dengan gelar ini, SFC berhak atas hadiah uang senilai Rp. 100 juta plus piala juara IIC 2010 yang baru pertama kalinya digelar. Sedangkan untuk Persiwa, mereka berhak atas uang senilai Rp. 50 juta. baca selengkapnya »
Sikat Persiwa 2-0 ~ Minggu, 05 September 2010 23:27
PREDIKSI PERTANDINGAN
HASIL PERTANDINGAN
Playoff Divisi Utama
Kamis, 5 Agustus 2010
Persiku 5 - 1 Persires

Selasa, 3 Agustus 2010
Persis 3 - 0 Persires

Piala Indonesia
Minggu, 1 Agustus 2010
Sriwijaya 2 - 1 Arema

Sabtu, 31 Juli 2010
Persik 1 - 0 Persipura

Minggu, 31 Januari 2010 08:16

PSIS Butuh Striker Haus Gol

PSIS Butuh Striker Haus Gol

PSIS butuh striker haus gol untuk menghadapi putaran kedua Kompetisi Divisi Utama. Pemain depan itu akan diduetkan dengan Cristiano Lopes untuk menambah daya dobrak dan mempertajam lini depan. Pasalnya, Imral Usman yang semula menjadi pendamping Lopes, digeser ke lini tengah oleh pelatih Hanafing.

"Di putaran kedua ini kami butuh tambahan striker yang haus gol untuk diduetkan dengan Lopes. Itu prioritas kami saat ini dalam perburuan pemain untuk menambah kekuatan tim," ungkap Hanafing usai uji coba lawan PS Garuda di Stadion Jatidiri, Sabtu (30/1).

"Kami akan berburu striker yang ada di klub Superliga. Siapa tahu ada yang ingin melepas seorang striker dengan harga terjangkau,' tambah mantan pelatih PSM Makassar itu.

Dalam pertandingan uji coba yang berakhir 3-1 tersebut, lini depan memang banyak membuang peluang. Serangan-serangan yang terencana dan tertata apik mulai dari lini belakang ke lini tengah, dan dialirkan ke lini depan, hanya menciptakan peluang. Penyelesaian akhir pemain sangat lemah. Mahesa Jenar berhasil mencetak gol lewat kaki Anderson Leke, Yaris Riyadi, dan Imral Usman.

Hampir semua pemain PSIS diturunkan oleh pelatih Hanafing. Dia ingin melihat kemampuan dan karakter pemain-pemain Mahesa Jenar. Bahkan, beberapa pemain digeser posisinya. Selain Imral yang dipindah dari striker ke lini tengah, Safri Umri juga digeser dari sayap kanan ke gelandang serang.

"Pemain sudah memperlihatkan organisasi menyerang secara baik. Mereka sudah memahami cara main dengan pola 3-5-2," terangnya. (budi winarto/gusti_an/suaramerdeka)
 

Topik Terkait :
www.kabarbola.com
Komentar
sing jelas, Senin, 01 Februari 2010 16:10
sing jelas suporter jepara rak wani .persijembret.jepara rag wani ngelawan
emang2, Senin, 01 Februari 2010 12:51
sayang kejadian suporter semarang diserang dijepara tidak diusut polisi padahal banyak korbannya hingga ada yang cacat permanen dan tidak diliput besar-besaran media nasional. Lha memang menyerah orang lain dan mengakibatkan jatuh korban itu bukan kriminal ? Memang kalau suporter tim sebesar PSIS itu selalu menjadi berita besar. Apalagi kalau cuma suporter cere kaya jepara, suporter kemarin sore sok suci. Maling memang harus diperlakukan seperti maling. Kalian hanya memetik buah dari perlakuan kalian terhadap kami di jepara dulu. Gak usah menuding orang lain kriminal kalau kalian sendiri melakukannya. Cemen ! baru hilang materi aja pada gembar-gembor, coba lu semua bayangin suporter semarang yang sekarang cacat permanen gara-gara ulah kalian dulu.
@mahesa, Senin, 01 Februari 2010 12:25
wakakka.......aku jg puas maling2 semarang panser di penjara...nyahok loe..bisa kena puluhan tahun nih..........................
Hingga kemarin, polisi masih memburu pelaku penyerangan yang belum tertangkap atau menyerahkan diri. Polisi sudah menangkap 21 orang, di antaranya ada yang menyerahkan diri. Otak penyerangan yakni Edy Purnomo alias Kirun, warga Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngalian, Semarang, juga masih diperiksa secara intensif.

Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku penyerangan yang belum ditangkap.

“Bagi pelaku yang merasa ikut serta melakukan penyerangan terhadap rombongan suporter Persijap Jepara yang saat ini bersembunyi, agar segera menyerahkan diri kepada polisi. Kemana pun, anggota kami akan terus memburu. Kami juga tidak segan untuk mengambil tindakan tegas,” ujar Kapolda didampingi Kapolwiltabes Semarang Kombes Pol Edward Syah Pernong, kemarin.

Penyidik masih mengembangkan penyelidikan terhadap tersangka yang telah ditangkap. Ratusan barang bukti diamankan di antaranya batu, besi, dan kayu. Bahkan ada bongkahan batu besar. Dari hasil penyelidikan sementara, para tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis.

Diantaranya Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan atau perampokan. “Kami akan rumuskan terlebih dahulu berdasarkan fakta-fakta hasil penyidikan,” ungkap Kapolda.
@Salah urat, Senin, 01 Februari 2010 12:16
Guoblok...punya koran ngak mas,punya tv ngak kang..dah jelas kirun cs ngrampok bus Banaspati semua uang di minta ,semua hp di embat,uang utk bayar bis 9 jt jg di maling,trus kalo gt yg kere siapa, yg maling atou yg di maling....semarang kere suportere dadi copet!!!!
@bang napi, Senin, 01 Februari 2010 12:08
Guoblok..emang kita mau perang dr rumah dah siap batu,batako,besi gt,kita mo dukung Persijap tentunya bawanya ya duit ma hp,trus kita mau lawan pake apa..sedangkan musuh dah siap dng batu,batako,besi,kita ngak lawan aja mo dibikin mati,gmn mo lawan guobloook!!!..
mahesa, Senin, 01 Februari 2010 12:06
wkakaka...aku puas nak suporter njeporo misuh2....hahaha
emang, Senin, 01 Februari 2010 11:10
emang kalo supporter tim sebesar PSIS berulah pasti jadi berita besar pula, apalagi yang nanggapi supporter cere kayak jepara yang sok paling bersih dan gak pernah rusuh. Anak kemarin sore baru seneng-senengnya jadi supporter aja sok tau. Emang kalo nyerang supporter tim tamu waktu di jepara dan mengakibatkan korban itu bukan kriminal ? dan anehnya waktu itu lepas dari penyidikan polisi. Tolol sok tau !
Lu kalo cuma dapat berita dari koran n televisi gak usah sok tau ! Lu kan cuma anak ingusan sok dewasa yang beraninya dukung tim didepan tv dan berita koran.
Salah urat, Senin, 01 Februari 2010 10:36
Rencana mau nyopet...eh ternyata bisnya Suporter Persijap...
Alhasil sia2 donk...pada gak bawa duit...Wkwkwkwkwk
bang napi , Senin, 01 Februari 2010 09:35
Segerombolan massa tak dikenal yg melakukan penghadangan n perusakan bus suporter jepara yg melakukan perampasan didlm bus cm sebagian oknum saja..
Kl bertindak kriminal knp ga dilawan aja wkt perampas ada didlm bis.. Yg pintar+berani perampasny atau yg bodoh+ga pny nyali suporter jeparany..
Kl perusakan bis jgn dilawan,tp kl perampasan ya hrs dilwn donk..gitu aja kok repot..
@siapa lu, Minggu, 31 Januari 2010 23:24
emang di jepara ada perampokan terhadap suporter psis,
yang ada itu tawur antar suporter,itu hal biasa dlm sepakbola,tapi di smg suporter Persijap di rampok,HP,Uang ludes semua, ini kriminal murni, dalangnya Kirun dirijen panser,apa psis butuh dana sampe suruh kirun ngrampok!!!..
ngisin2i jawa tengah....tim ibukota jateng suportere ternyata perampok....ngaku kota kelakuan ndeso!!!!
[1] [2]
Beri Komentar
Nama :
ImgVer
BOLAINDO.COM
Ongisnade
- Arema Indonesia News Online

media online pasoepati

bonek cyber

singa mania

persipura mania

suporter

bola, sepakbola, piala dunia, video highlight

eXTReMe Tracker